Senin, 21 Januari 2019


NAMA            : Aldi Perdana Ibrahim
NPM               : 30415465
KELAS           : 4ID05

JENIS PLASTIK DAUR ULANG


Diera modern ini tidak dipungkiri lagi hampir setiap orang pasti tidak terlepas yang namanya plastik, dalam kegiatan kita sehari-hari pun plastik telah menjadi komponen yang penting dalam kehidupan modern saat ini. Peran plastik ini sangat memudahkan kita mengingat kelebihan plastik dari bahan lainnya yaitu, lebih ringan dan kuat, mudah dibentuk, transparan dan mudah diwarnai, sifat insulasinya yang cukup baik, serta tahan terhadap kororsi. Sifat inilah ynag membuat plastik ini lebih digunakan ketimbang bahan lainnya untuk berbagai penggunaannya khususnya dalam kehidupan sehari-hari seperti, kemasan makan dan minuman, alat-alat rumah tangga, mainan anak-anak, elektronik, hingga komponen-komponen yang dignakan untuk industri otomotif. Di indonesia sendiri penggunaan plastik selalu meningkat dan sampah yang dihasilkan dari limbah plastik ini pun meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini diungkapkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menilai persoalan sampah sudah meresahkan. Indonesia bahkan masuk dalam peringkat kedua di dunia sebagai penghasil sampah plastik ke Laut setelah Tiongkok.
Namun perlu diketahui bahwa tidak semua plastik adalah sama dalam penggunaannya, ada beberapa jenis plastik yang dapat digunakan sebagai kemasan atau wadah makanan dan minuman, tetapi ada juga plastik yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan hanya dapat digunakan pada peralatan industri tertentu.
Dari yang kita ketahui ternyata plastik dibedakan menjadi 7 jenis tingkatan, mulai angka 1 hingga 7 untuk itu, sebuah komunitas Industri Plastik yang terdiri dari perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang plastik di Amerika Serikat yaitu Society of Plastic Industry (SPI) pada tahun 1988 mengembangkan suatu sistem untuk mengklasifikasikan berbagai jenis plastik dan cara daur ulang plastik tersebut berdasarkan bahan mentah pembuatan plastik. Sistem Pengklasifikasian Jenis-jenis Plastik tersebut ini dikenal dengan nama Resin Identification Code atau RIC.
Society of Plastic Industry ini kemudian bekerjasama dengan ASTM Internasional agar Kode Identifikasi Resin ini digunakan sebagai Standar yang harus ditaati oleh semua produsen plastik di dunia. ASTM atau American Standard Testing and Material adalah sebuah organisasi Internasional yang melakukan standarisasi teknik untuk material, jasa, produk dan sistem. Kode Identifikasi Resin tersebut direvisi pada tahun 2013 menjadi ASTM D7611 –Standard Practice for Coding Plastic Manufactured.
http://olahsampah.com/images/sampledata/simbol%20plastik.jpgBerdasarkan Kode Identifikasi Resin (Resin Identification Code) tersebut, Plastik diklasifikasikan menjadi 7 jenis tingkatan (grade), yaitu mulai dari kode simbol angka 1 hingga angka 7. Setiap kode simbol angka tingkatan tersebut dikelilingi oleh tiga anak panah yang berbentuk segitiga, dibawah segitiga tersebut terdapat singkatan nama jenis plastik. Kode-kode simbol tersebut biasanya dapat kita temukan di bagian bawah produk plastik. Pada Masing-masing tingkatan memiliki kandungan dan bahaya yang berbeda. Anak panah berbentuk segitiga menandakan plastik tersebut bisa didaur ulang. Berikut ini adalah arti Kode Daur Ulang Plastik yang secara resmi biasanya disebut dengan Resin Identification Code atau Kode Identifikasi Resin.
1.    Kode Plastik 1
     Jenis Plastik : Polyethylene Terephthalate
     Singkatan : PETE atau PET          
     Penggunaan : Botol air minum dalam kemasan (AMDK), botol air minum ringan
     Keterangan:
Berlabel angka 01 dalam segitiga  biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral. Plastik ini disarankan hanya digunakan sekali saja (sekali pakai) dan dapat berbahaya jika terkena air panas karena dapat meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik. Plastik Polyethylene Terephthalateberwarna transparan (bening) atau tembus pandang. Plastik jenis ini biasanya dapat didaur ulang menjadi perabot rumah tangga, karpet dan life jacket.
2.    http://olahsampah.com/images/sampledata/simbol%20plastik.jpgKode Plastik 2
Jenis Plastik : High-Density Polyethylene
Singkatan : HDPE
Penggunaan : Botol deterjen, botol shampo
Keterangan :
Berlabel angka 02 dalam segitiga plastik jenis ini lebih tahan panas dan berwarna putih susu, namun seiring dengan meningkatnya waktu penggunaan, plastik HDPE ini juga akan melepaskan senyawa berbahaya yaitu Antimoni Trioksida. Oleh karena itu, plastik jenis ini juga disarankan untuk hanya sekali pakai saja. Plastik High-Density Polyethylene biasanya di daur ulang menjadi tali, pipa dan mainan.
3.    http://olahsampah.com/images/sampledata/simbol%20plastik.jpgKode Plastik 3
Jenis Plastik : Polyvinyl Chloride
Singkatan : PVC atau V
Penggunaan : Pipa, Kusen jendela, mainan anak-anak, kursi plastik
Keterangan :
http://olahsampah.com/images/sampledata/simbol%20plastik.jpgBerlabel angka 03 dalam segitiga adalah plastik yang  paling sulit di daur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik  pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. PVC  berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.
4.    Kode Plastik 4
Jenis Plastik : Low-Density Polyethylene
Singkatan : LDPE
Penggunaan : Kantong plastik, tempat makanan, botol dispenser.
Keterangan :
Berlabel angka 04 dalam segitiga biasa dipakai untuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek. LDPE biasa ditemukan pada pembungkus baju, kantung pada layanan cuci kering, pembungkus buah-buahan agar tetap segar, dan pada botol pelumas. LDPE dianggap memiliki tingkat racun yang rendah dibandingkan dengan plastik yang lain. Barang-barang dengan berkode ini dapat di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang ini bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan. LDPE tidak umum untuk didaur ulang, jika didaur ulang plastik LDPE biasanya digunakan sebagai bahan pembuat ubin lantai.
5.    http://olahsampah.com/images/sampledata/simbol%20plastik.jpgKode Plastik 5
Jenis Plastik : Polypropylene
Singkatan : PP
Penggunaan : Tutup botol, tempat makanan (piring, mangkuk, kotak makan), botol obat dan botol minuman bayi
Keterangan :
Berlabel angka 05 dalam segitiga adalah pilihan terbaik untuk bahan  plastik terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman, jenis sifat plastik ini berwarna transparan,agak mengkilap, kuat, ringan, dan tahan terhadap panas. Plastik PP mampu menjaga bahan yang ada di dalamnya dari kelembaban, minyak dan senyawa kimia lain sehingga PP cocok untuk dijadikan temapat makanan. PP biasanya digunakan sebagai pembungkus pada produk sereal sehingga tetap kering dan segar. PP juga digunakan sebagai ember, kotak margarin dan yogurt, sedotan, tali, isolasi, dan kaleng plastik cat. Plastik dari PP dianggap aman jiga digunakan kembali dan dapat didaur ulang.
6.    http://olahsampah.com/images/sampledata/simbol%20plastik.jpgKode Plastik 6
Jenis Plastik : Polystyrene
Singkatan : PS
Penggunaan : bahan tempat makan dan tempat minum styrofoam sekali pakai, dll.
Keterangan :
Berlabel angka 06 dalam segitiga biasa dikenal juga dengan nama Styrofoam dan mengandung bahan Styrine yang berbahaya bagi kesehatan manusia seperti gangguan otak dan gangguan reproduksi wanita serta gangguan saraf. Bahan Polystyrene bisa membocorkan  bahan styrine ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Oleh karena itu, kita disarankan agar menghindari bahan plastik ini untuk penggunaan sebagai tempat makanan. Saat ini banyak negara yang telah melarang pemakaian Styrofoam sebagai tempat makanan. Bahan Polystyrene ini sulit di daur ulang sehingga hanya sedikit Pusat Daur Ulang yang menerimanya. Plastik Polystrene yang didaur ulang biasa digunakan sebagai insulasi dan penggaris.
7.    http://olahsampah.com/images/sampledata/simbol%20plastik.jpgKode Plastik 7
Jenis Plastik : Other (SAN (Styrene Acrylonitrile), ABS (Acrylonitrile Butadiene Styrene), PC (Polycarbonate) dan Nylon.
Singkatan : O
Penggunaan : Peralatan rumah tangga, alat-alat elektronik, plastik kemasan, suku cadang otomotif.
Keterangan :
Berlabel angka 07 dalam segitiga, kategori plastik dengan kode 7 ini digunakan sebagai kode plastik dengan bahan selain bahan yang telah dipaparkan sebelumnya. Plastik ini biasanya digunakan untuk membuat aksesoris kendaraan. Penggunaan plastik ini sebagai botol minuman dan pembungkus makanan sangat tidak dianjurkan, karena salah satu zat penyusun plastik ini misalnya BPA (Bisphenol A) merupakan senyawa yang dapat mengganggu kerja hormon-hormon tubuh. Oleh karena itu sebaiknya kamu menghindari penggunaan plastik yang memiliki kode 7 (tujuh) ini.
Dari ke tujuh jenis plastik tersebut dapat memberikan pemahaman tentang jenis-jenis plastik, kandungan materialnya, hingga dampaknya terhadap lingkungan sehingga diharapkan terbentuk manajemen pengelolaan yang tepat dan memudahkan kita dalam mengelola sampah plastik pada skala rumah tangga. Dalam kehidupan kita dirumah tentunya sampah plastik ini alangkah lebih baik jika dimulai dari diri kita sendiri, terutama bagi yang mencintai lingkungan. Dengan sedikit kreativitas dan usaha, tentunya kita bisa memperpanjang umur dan juga manfaat dari sampah plastik ini agar tidak menumpuk di tempat sampah.
Nah salah satu solusi cerdas dalam menangani masalah ini adalah dengan melakukan daur ulang menjadi kerajinan dari botol plastik, yaitu memanfaatkan atau mengolah kembali sampah plastik menjadi suatu benda atau kerajinan yang berguna bagi kehidupan kita. Dan Salah satu sampah plastik yang memiliki potensi untuk didaur ulang dan dikreasikan adalah botol plastik.
Hasil gambar untuk kerajinan dari plastikKita dapat dengan mudah mengolah sampah botol plastik menjadi berbagai macam benda atau barang dengan menggunakan peralatan sederhana dan proses pembuatannya juga mudah. Misalnya membuat botol plastik menjadi tempat atau wadah penyimpanan. Menariknya, dengan proses kreatif yang terus menyala, kerajinan dari botol plastik bisa menghasilkan banyak sekali variasi produk. ada banyak produk yang bagus. Dan itu bisa ditiru, seperti salah satu contoh berikut.









Kita dapat menggunakan limbah plastik botol di daur ulang menjadi pengganti pot sperti gambar diatas, dengan sedikit kreatifitas hal kecil tersebut dapat menjadi salah satu solusi bagi diri kita sendiri sebagai pengguna dalam, sehingga limbah plastik tersebut dapat kita manfaatkan penggunaannya.
Sebagai pengguna plastik terdapat cara-cara selain dengan melakukan kegiatan diatas yaitu mengurangi sampah plastik seperti, kita bisa menggunakan paper bag sebagai pengganti kantong. Bawalah paper bag atau tote bag sendiri yang bisa kita gunakan berulang kali. Ketika orang ingin memberi kita kantong plastik, bilangnya tidak perlu. Lalu simpan barang tersebut dalam tote bag. Selain lebih mudah, kita juga bisa membawa barang dengan jumlah yang lebih banyak. Lalu untuk botol. Lebih baik gunakan tumbler atau botol minum sendiri. Jika kita ingin membeli minum, pindahkan ke botol minum kita sendiri. Lebih mudah, efisien, dan bisa Anda bawa ke mana-mana. Sebab, bisa ditaruh di tas Anda tanpa khawatir dia akan tumpah. Hal lainnya, buanglah sampah pada tempatnya. Terdengar simple, namun nyatanya tidak semua orang bisa melakukannya. Contoh, jika kita tidak menemukan tempat sampah di dekat kita, simpahlah sampah tersebut di tas. Simpan sampai kita menemukan tempat salah. Lihat pula tempat sampah tersebut. Sebab, beberapa tempat sampah ada yang membedakan sampah plastik dan yang bisa diolah. Usahakan kita membuang sampah pada tempatnya


Tidak ada komentar:

Posting Komentar